Keprihatinan Muslik Nawita

Kita-Kita

Serbuan militer Israel ke Jalur Gaza menghiasi banyak timeline media massa maupun beranda media sosial warga. Kegeraman atas aksi pemborbardiran oleh pasukan Israel ini berbarengan dengan rasa keprihatinan akan nasib korban yang ditimbulkannya.

Hal ini dirasakan juga oleh Muslik Nawita, Alumni Administrasi Niaga Polban Angkatan 99. Muslik yang berdomisili di Bandung ini merasa prihatin dengan situasi terkini di Jalur Gaza Palestina.

“Tentunya sangat geram mengingat saudara kita yang sedang khusyuk beribadah di hari-hari terakhir Ramadhan justru diserang oleh militer Israel,” ungkapnya ketika dihubungi Bungkusan.

Muslik juga mengajak untuk turut serta membantu rakyat Palestina dengan berbagai cara. Mulai dari mendoakan hingga berdonasi.

“Mari doakan agar mereka diberi kekuatan. Sebarluaskan informasi penyerangan Israel kepada sipil Palestina melalui sosmed agar lebih banyak orang tahu penderitaan Palestina. Serta berdonasi sesuai kemampuan melalui lembaga yang terpercaya,” terang Muslik.

Terkait perayaan Idul Fitri tahun ini, pria kelahiran Cirebon ini merasa sepi dan kurang berkesan. “Terasa sepi dan kurang berkesan,” ungkapnya.

Mensiasati larangan mudik, Muslik memilih untuk lebih awal pulang ke kampung halamannya sebelum Ramadhan.

Diakhir perbincangan, Muslik yang memiliki motto hidup Talk less, smile more menitip harapan untuk Ikatan Alumni AN Power Polban. “Buat program atau acara yang saling memberdayakan antar alumni dari berbagai Angkatan,” pungkasnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *