7 Jurus Bikin Resolusi 2021

Tips & Trick

Tahun baru 2021 tinggal hitungan hari. Sudah jamak setiap menyambut tahun baru ramai-ramai membuat resolusi. Coba saja tanya teman-teman Polbaners lainnya, pasti ada yang jawab serius dan ada yang jawab sambil berkelakar. “Resolusi tahun 2021 saya adalah menyelesaikan resolusi tahun 2020 yang belum tercapai”.

Menurut sebuah penelitian, menunjukkan bahwa sekitar setengah populasi Amerika membuat resolusi tahun baru, tapi yang benar-benar tercapai hanya tercatat 8%. Sama halnya dengan masyarakat +62, melalui postingan media sosial ramai tentang membuat resolusi tahun baru. Nah, mengutip dari penulis buku Carrots and Sticks Don’t Work, Dr. Paul Marciano memberikan 7 cara membuat resolusi tahun baru yang realistis.

Berikut yang dapat disarikan dari www.motherandbaby.co.id oleh BUNGKUSAN untuk Polbaners.

1. Definisikan tujuan Polbaners
Banyak keinginan yang ingin diraih di tahun 2021? Dr. Paul pun menyarankan pakailah metode SMART: spesifik, measured (terukur), achievable (dapat dicapai), relevan, dan time (terikat waktu). Jadi, langkah pertama untuk menghadapi perubahan dan melakukannya adalah dengan menjelaskan hal yang ingin Polbaners capai dengan rinci.

2. Catat kemajuan Polbaners
“Jika anda bisa mengukurnya, Anda bisa mengubahnya,” itulah prinsip dasar psikologi.

Pengukuran ini akan menjadi sumber motivasi ketika Polbaners merenungkan saat memulai di awal dan yang dialami saat ini. Contoh mudahnya dalam bab menurunkan berat badan, timbangan menjadi alat ukur yang adil dan tentunya jujur untuk mencatat kemajuan program penurunan berat badan Polbaners di 2021.

3. Sabar dalam proses
Polbaners harus menetapkan tujuan yang realistis dan menyadari bahwa kemajuan tidak selalu berjalan mulus. Beberapa orang hanya menginginkan hasil yang cepat dan terkesan instan. Sedangkan menurut orang lainnya, hasil baik didapat dengan usaha yang lambat tapi pasti tercapai. Jadi, perubahan membutuhkan waktu yang bisa lama atau cepat tergantung seberapa kuat kita berusaha mencapainya. Orang Jawa bilang, “alon-alon waton kelakon”.

4. Publikasikan tujuan Polbaners kepada teman dan keluarga
Mungkin bagi Polbaners, menyampaikan resolusi kepada orang lain akan sangat memalukan. Apalagi, ketika kita target yang diinginkan tidak tercapai sesuai harapan. Namun sebenarnya, dukungan dari orang sekitar bisa menjadi semangat tersendiri bagi Polbaners dalam mencapai target tersebut. Karenanya, sampaikan resolusi bisa secara garis besar atau mendetail kepada orang terdekat saja demi mendapat dukungan dari mereka.

5. Masukkan di jadwal

Polbaners pasti sering mendengar orang mengatakan bahwa mereka tidak dapat “menemukan waktu” untuk melakukan sesuatu. Kita lebih memilih untuk menghabiskan waktu dengan melakukan hal lain seperti wisata kuliner atau berdiam diri di rumah tanpa melakukan apapun.   Untuk itu, jadikan tujuan baru Polbaners sebagai prioritas dan benar-benar melakukannya dengan menjadwalkan kegiatan pada rutinitas Polbaners. Pastikan istiqomah alias teratur dan konsisten.

6. Lebih baik melakukan sesuatu daripada tidak sama sekali
Mungkin ada Polbaners yang memiliki cara berpikir “harus mendapatkan semuanya atau tidak sama sekali”. Maksudnya, Polbaners lebih memilih untuk terus berjuang, namun ketika lelah menyerah begitu saja. Jika ya, maka bersiaplah akan kegagalan yang Polbaners dapatkan dari semua resolusi yang dibuat di awal tahun.

Jika Polbaners hanya memiliki waktu 20 menit untuk berolahraga, lakukan. Jika punya banyak rencana di akhir bulan dan hanya bisa menabung Rp 50.000 saja, tidak apa-apa. Intinya adalah setiap usaha yang benar-benar Polbaners lakukan tentu jauh lebih baik daripada tidak melakukan sama sekali.

7. Bangkit ketika gagal
Dr. Paul dengan tegas percaya bahwa mencapai tujuan bukan hanya soal tekad. Tetapi bagaimana kita mampu mengembangkan keterampilan dan strategi yang tepat. Hanya dengan kesabaran, Polbaners akan mampu mencapai kesuksesan.

Jadi, sudah siapkah menjalani segala resolusi baru Polbaners di 2021 nanti? Katakan saya siap! Jangan lupa rayakan setiap kemajuan dengan menyeruput secangkir kopi (kalau Polbaners suka kopi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *